Angka, Teks, dan Variabel
Semua program, sekompleks apa pun, dibangun dari dua hal ini: nilai, dan nama untuk menyimpan nilai. Mulai dari sini.
Intisari
- Variabel dibuat cukup dengan
nama = nilai. Tidak perlu deklarasi, tidak perlu menyebut tipe. =berarti “simpan ke”, bukan “sama dengan”. Yang berarti sama dengan adalah==./selalu menghasilkan desimal (7/2 → 3.5). Untuk hasil bulat pakai//, untuk sisa bagi pakai%.- Teks harus diapit tanda kutip.
"5"adalah teks,5adalah angka — keduanya berbeda dan tidak bisa dicampur. - Nama variabel: huruf kecil, pisah dengan garis bawah, dan pakai bahasa yang menjelaskan isinya —
harga_total, bukanx.
Python sebagai kalkulator
Buka mode interaktif dan cobalah. Semua operator ini bekerja persis seperti dugaanmu, kecuali dua yang terakhir:
2 + 3 # 5 tambah
10 - 4 # 6 kurang
6 * 7 # 42 kali
7 / 2 # 3.5 bagi → selalu desimal
7 // 2 # 3 bagi bulat, sisanya dibuang
7 % 2 # 1 sisa bagi (modulo)
2 ** 10 # 1024 pangkat
Dua yang sering mengejutkan: 7 / 2 memberi 3.5, bukan 3 —
bahkan 4 / 2 memberi 2.0, bukan 2. Kalau kamu butuh bilangan bulat,
pakai //. Dan % bukan persen, tapi sisa pembagian:
10 % 3 adalah 1. Ini nanti sangat berguna untuk mengecek ganjil/genap.
Variabel: memberi nama pada nilai
Variabel adalah label yang kamu tempelkan ke sebuah nilai supaya bisa dipakai lagi nanti.
Membuatnya cukup satu baris — tidak ada kata kunci seperti var atau let:
harga = 25000
jumlah = 3
total = harga * jumlah
print(total) # 75000
Isinya bisa diganti kapan saja, dan boleh mengacu ke dirinya sendiri:
skor = 0
skor = skor + 10 # sekarang 10
skor = skor + 5 # sekarang 15
skor += 5 # cara singkat, sama artinya → 20
= bukan “sama dengan”. Baca skor = skor + 10 sebagai
“hitung skor + 10, lalu simpan hasilnya kembali ke skor”.
Tanda sama dengan dalam arti matematika ditulis ==, dan itu urusan Fase 2.
Teks (string)
Teks ditulis di antara tanda kutip. Kutip satu atau dua sama saja — pilih satu dan konsisten:
nama = "Budi"
kota = 'Bandung'
print(nama + " dari " + kota) # Budi dari Bandung
print(nama * 3) # BudiBudiBudi
print(len(nama)) # 4 → jumlah huruf
Kalau teksnya sendiri mengandung tanda kutip, pakai jenis kutip yang berbeda di luarnya:
kalimat = "Dia bilang 'nanti saja'"
lain = 'Judulnya "Belajar Python"'
Untuk teks beberapa baris, pakai tiga kutip:
pesan = """Halo,
ini baris kedua,
ini baris ketiga."""
Angka dan teks tidak bisa dicampur
Ini error pertama yang hampir pasti kamu temui:
umur = 20
print("Umur saya " + umur)
# TypeError: can only concatenate str (not "int") to str
Python menolak menebak maksudmu. "20" (teks) dan 20 (angka) adalah dua hal berbeda.
Solusinya: ubah tipenya, atau — jauh lebih baik — pakai f-string yang dibahas nanti di fase ini.
print("Umur saya " + str(umur)) # ubah angka jadi teks
print(f"Umur saya {umur}") # cara yang dipakai sehari-hari
Aturan penamaan variabel
| Aturan | Boleh | Tidak boleh |
|---|---|---|
Diawali huruf atau _ | nama, _temp | 2nama |
| Tanpa spasi | harga_total | harga total |
| Tanpa tanda baca | nilai_akhir | nilai-akhir |
| Huruf besar/kecil dibedakan | nama dan Nama adalah dua variabel berbeda | |
Di luar aturan wajib itu, ada kebiasaan yang dipatuhi semua programmer Python:
# Baik — huruf kecil, dipisah garis bawah, menjelaskan isinya
jumlah_siswa = 30
harga_setelah_diskon = 45000
# Buruk — tidak salah, tapi tidak ada yang bisa membacanya besok
x = 30
hsd = 45000
JumlahSiswa = 30
Latihan: buat file belanja.py. Simpan nama barang, harga satuan, dan jumlah beli
ke tiga variabel. Hitung totalnya, lalu cetak satu kalimat rapi seperti
3 x Buku Tulis = Rp 15000.
Rangkuman ini sengaja dipangkas ke bagian yang dipakai di roadmap. Buka sumber aslinya saat kamu butuh detail lengkap atau referensi parameter.